Langsung ke konten utama

Postingan

Aliran Rasa Game Level 6

Matematika Asyik Lumrah ya ketika sebagian besar mengatakan matematika itu sulit Iya, karena abstrak Masak kita disuruh menghitung titik balik seorang nelayan yang terjun dari perahu, iya kalau terjunnya membetuk pola parabola lha kalau terjunnya mulai dari kaki lalu pelan-pelan masuk air gimana... Ini kan komen yang masuk di Ig nya Kemendiknas gegara soal unbk yang sulit kemarin. Lucu-lucuan baca komen yang viral di medsos itu kok ya pas dengan tantangan level 6 ini. Stimulasi matematika logis pada anak...seru kan jadinya. Miskonsep dan pengajaran matematika di sekolah membuat anak enggan belajar dan menganggap matematika sulit. Bersyukur bisa belajar di IIP ini, semakin membuka cakrawala berpikir tentang banyak hal, salah satunya mengenai matematika Jadi, bukan matematikanya yang sulit, tapi membuat matematika menjadi sesuatu yang menarik untuk dipelajari itu yang menjadi tantangan tersendiri. #gamelevel6okebanget

Game level 6 Hari ke 10

Worksheet Sebenarnya tiap malam, si bungsu meminta tugas seperti ini. Tapi karena hanya berupa soal-soal perhitungan biasa maka tidak bunda buat laporan tantangan. Tapi karena dealine tinggal malam ini dan hari ini agenda kita hanya memcoba membuat es krim dengan resep mengarang nya si Abi..maka worksheet ini sajalah yang dibuat laporan. Disamping itu, anaknya senang saja mengerjakan soal-soal begini meski bukan aha banget tapi tetap antusias Membuat soal sendiri dan dikerjakan sendiri Meminta dibuatkan soal oleh Abi Seharusnya soalnya lebih menantang dan mengunakan stimulasi logika ya... Tapi belum sempat membuat soal yang seperti itu. Next diusahakan membuat soal lebih baik lagi. Meski sebaik-baiknya stimulasi logika matematika adalah dengan tantangan yang kongkit bukan soal yang abstrak seperti ini. #Tantangan10Hari #Level6 #KuliahBunsayIIP #ILoveMath #MathAroundUs

Game Level 6 Hari ke 9

Pasaran Pasaran...atau pasar-pasaran adalah sejenis permainan jual beli di waktu bunda masih kecil dulu. Sekarang sudah tak ada yang memainkannya bahkan kalaupun ada sangat jarang sekali.  Yang kita jual dulu, aneka bentuk miniatur barang dari benda-benda alam di sekitar kita. Mata uangnya dari dedaunan dengan nominal tertentu. Seru, kita jadi belajar nilai uang, operasi matematika seperti menjumlah, mengurangi, mengalikan dan membagi dengan cara yang asyik dan menyenangkan. Sebagai gantinya, anak-anak mendapat kesempatan pasaran atau jual beli di moment market day di sekolah. Berbekal 18 bungkus spagetti buatan bunda dan uang Rp. 13.000 sebagai persiapan untuk memberi angsul ( kembalian) berangkatlah si bungsu ke sekolah. Semalam setelah memberi beberapa catatan modal dan harga beli, hari ini adik harus membawa uang Rp. 3000,00 x 18 = Rp. 54.000,00 Ditambah uang angsul Rp. 13.000 jadi total uang yang harus dibawa pulang Rp. 67.000,00 Jika ingin jajan, boleh ta...

Game Level 6 Hari ke 8

Dari Fiksi menjadi Nyata Mumpung lagi rame bahasan tentang itu, tapi ini tak hendak ikut-ikutan berpolemik masalah itu sih...hanya dijadikan judul saja supaya menarik.. Eh tapi ada hubungannya juga dengan kegiatan kali ini. Ceritanya lagi berkhayal tentang sebuah kapal. Bukankah nenek moyangku seorang pelaut...entah nenek moyang dari keturunan siapa ya...karena Abi-Bunda bukan keturunan pelaut,  yang jelas nenek moyang bangsa Indonesia lah ya... Secara juga kita bangsa yang hidup berpulau-pulau dan dikelilingi samudra. Lagi pula tempat tinggal kita nih, sementara ini di Balikpapan yang berada di tepi laut. Berita terbakarnya kapal atau lebih tepatnya tumpahan minyak di perairan teluk Balikpapan beberapa waktu lalu juga memjadi inspirasi. Jadilah siang ini si adek corat-coret dan membongkar kardus. Maka...... Fiksi (imaginasi) sebuah kapal Mengukur benda dengan baik dan tepat mengunakan alat ukur Pada sebuah kapal. Stimulasi matematika logis ...

Game Level 6 Hari ke 7

Natural Walk Turut ke tempat mengajar bunda adalah sesuatu yang mengasyikan meski jarak tempuh lumayan panjang, 22 km lebih. Serunya lagi, disana bisa natural walk, saat bunda punya jam kosong. Bagaimana kalau bambu ini dijadikan jembatan ya... Berapa potongan bambu yang dibutuhkan untuk membuat jembatan dengan kekuatan yang sama seperti sebuah papan? Berapa kali cabung mengepakkan sayapnya? Serunya jalan-jalan di alam terbuka Pengalaman belajar kali ini 1. Keliling sekolah, naik turun bukit melewati parit dan sungai kecil 2. Mengamati berbagai macam hewan  3. Mengamati berbagai macam tumbuhan Stimulasi matematika logis: 1. Membandingkan dan memprakirakan kekuatan dua buah benda ( papan dan bambu )  2. Membandingkan luas beberapa daun 3. Mengamati jumlah gerakan sayap capung #Tantangan10Hari #Level6 #KuliahBunsayIIP #ILoveMath #MathAroundUs

Game Level 6 Hari ke 6

Merencanakan Market Day Market day...adalah hari yang ditunggu. Jauh hari si adek sudah mewanti-wanti bundanya akan ada market day, kali ini giliran kelasnya yang akan jadi penjual. Antusias banget menyambutnya. Segera dipersiapkan kertas untuk membuat rencana.  Setelah beberapa kali diskusi akhirnya diputuskan untuk memilih salah satu diantara dua pilihan: es lilin atau spagetti Es lilin, banyak yang suka dan mudah membuatnya serta murah. Sayangnya biasanya yang jualan sudah banyak dan kalau hujan tidak asyik deh jualan es. Apalagi cuaca kota Balikpapan akhir-akhir ini tak menentu. Panas cetar membahana , tiba-tiba mendung dan hujan deras.  Spagetti, agak ribet dikit sih, tapi tidak seribet masakan Indonesia yang lain kok. Lagian masih belum pernah ada yang jualan di market day. Oke...fix ya kita pilih menu ini. Alhamdulillah jadwal market day kali ini pas bunda libur sekolah. Jadi bisa bantu-bantu mempersiapkan.  Sekarang, kita hitung-hitung ...

Game Level 6 Hari ke 5

Bermain Dakon Ahad pagi, tiba-tiba si adek menemukan alat permainan ini. "Ayo Bun kita mainan ini... Ini buat main yang diisi-isi itu kan ya..?" tanyanya " Eh iya...ini permainan dakon Dek... Tapi gak ada bijinya lho...kita butuh sesuatu untuk mengisinya..." "Aku tahu...sebentar ya..." sahutnya. Sejurus kemudian berjalan keluar rumah. Dibawanya beberapa kerikil.. "Tapi masih kurang banyak Dek..." kata bunda " Nggak ada Bun, adanya batu gede-gede." Lalu dia keluar lagi dan tak lama balik dengan membawa bunga jambu yang belum mekar. " Kalau ini...?" "Bisa sih...tapi harus banyak lho.." "Berapa..?" "Yuk kita hitung dulu.... Kalau satu lubang kita isi 5 biji dan disini ada 7 lubang disisi kanan, 7 lubang disisi kiri berarti 14 lubang. Punya adek 7 lubang , 5 biji masing-masing untuk 7 lubang = 35 biji. Punya bunda juga sama butuh 35 biji. Dan....berapa semua biji yang kita ...