Langsung ke konten utama

Game Level 7 Hari ke 9

Bermain Bersama Abi

Yuuuiii.....
Ujian sudah selesai
Sekolah pun sudah santai
Apalagi pekan ini penuh tanggal merah 
Abi dan Bunda banyak di rumah
Kita buat mainan seru-seruan sebagai pengisi siang hari di bukan puasa ini.

Tak harus mahal, harga ratusan bahkan jutaan, yang sederhana saja.
Dari kertas bekas bungkus madu
Abi meminta anak-anak memotong kertas pembungkus dengan bentuk persegi panjang dan ukuran tertentu
Lalu di tulislah angka-angka
Bunda hanya melihat sekilas lalu mendokumentasikan 
Dan jadilah permainan ini.
Tak perlu mahal, permainan inipun sudah istimewa

Katanya sih, seperti domino
Bunda tidak sempat mengikuti karena sibuk dengan urusan dapur dan persiapan buka puasa di masjid.
Anak-anak asyik bermain bersama Abi
Si bungsu pun...suka
Ada hitung - hitungan dan strateginya
Meski paling kecil, tapi tetap bisa mengikuti 
Bahkan sesekali menang

#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional


#kelasbundasayang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurnal Refleksi Pekan Ketiga

   Pada pertemuan ketiga workshop fasilitator A Home Team kali ini semakin seru saja. Sesuai komitmen yang sudah saya buat pada awal pertemuan, bahwa hari Selasa malam adalah waktu khusus untuk hadir pada zooming A Home Team fasil.Kali ini saya bisa hadir tepat 5 menit sebelum acara dimulai. Yeiii kemajuan! Apa yang menarik pada pertemuan kali ini? Tentu saja permainannya. Saya semakin antusias mengikuti permainan pada sesi kali ini. Diawali dengan check-in yang seru, tentang hal-hal yang mengganggu dan ingin diubah selama ini. Wah surprise, dapat giliran setelah Mbak Mesa. Hmmmm, hal yang ingin ku ubah adalah sifat menunda-nunda. Seperti ini nih, menulis jurnal di akhir waktu menjelang deadline. Namun, bagian ini sudah dijawab oleh Mbak Mesa, jadi saya ambil hal yang mengganggu adalah susahnya bersikap asertif atau menolak. Cocok kan, dua hal yang menjadi hambatan terbesar adalah suka menunda dan tidak bisa menolak. Akibatnya, ya… . Begini deh! Selain check-in, peserta juga m...

A Home Team, Keluarga di Pertemuan Pertama

A Home team, rasanya sudah lama mendengar title ini. Beberapa kali founder Ibu profesional membahas tentang A Home team. Idealnya sebuah keluarga adalah sebuah team. Bahkan team dengan kualitas A. Pertanyaannya seperti apa keluarga dengan kualitas A itu? Bagaimana cara membentuk keluarga dengan kualitas A? Pertanyaan ini yang selalu berulang menggema di pikiran. Hingga saya bergabung di tim nasional dan bertemu dengan Mbak Ratna Palupi. Saya sering mendapatkan informasi seputar A Home Team. Sebuah program inovasi yang ada pada Ibu Profesional. Tapi informasi itu semakin membuat penasaran. Ketika bertemu dengan Mbak Ratna di Konferensi Perempuan Indonesia di Batu––Malang pada Februari lalu dan ngobrol sedikit tentang A Home Team, semakin menarik untuk mengetahui seperti apa program inovasi yang satu ini. Pas banget saat itu Mbak Ratna bilang bahwa A Home Team membuka kelas. Saat yang ditunggu pun tiba. Begitu ada pendaftaran recruitment A Home Team, meski saat itu saya sedang keliling b...

Aliran Rasa Game Level 6

Matematika Asyik Lumrah ya ketika sebagian besar mengatakan matematika itu sulit Iya, karena abstrak Masak kita disuruh menghitung titik balik seorang nelayan yang terjun dari perahu, iya kalau terjunnya membetuk pola parabola lha kalau terjunnya mulai dari kaki lalu pelan-pelan masuk air gimana... Ini kan komen yang masuk di Ig nya Kemendiknas gegara soal unbk yang sulit kemarin. Lucu-lucuan baca komen yang viral di medsos itu kok ya pas dengan tantangan level 6 ini. Stimulasi matematika logis pada anak...seru kan jadinya. Miskonsep dan pengajaran matematika di sekolah membuat anak enggan belajar dan menganggap matematika sulit. Bersyukur bisa belajar di IIP ini, semakin membuka cakrawala berpikir tentang banyak hal, salah satunya mengenai matematika Jadi, bukan matematikanya yang sulit, tapi membuat matematika menjadi sesuatu yang menarik untuk dipelajari itu yang menjadi tantangan tersendiri. #gamelevel6okebanget