Komunikasi Produktif : Mengenali Rasa Akhir pekan yang semarak, anak-anak datang dari asrama untuk libur dua pekanan. Biasanya rumah akan riuh, anak-anak yang berceloteh ini itu , juga aneka perizinan mulai dari izin nonton, izin main game, izin mau mandi bahkan izin ketika hendak makan. Bertanya ini itu dan ditimpali omelan Bunda yang panjang pendek. Inilah rumah Rumah yang ada anak-anaknya. Hidup dan penuh kesyukuran. Betapa banyak keluarga yang justru merindukan suasana seperti ini. Baru 3 orang belum lagi kalau ke 7 nya berkumpul di rumah. Lebih ramai lagi tapi membahagiakan. Selepas maghrib, si mbak bercerita panjang lebar. Ini kesempatan langka, karena satu gadis ini sangat istimewa, kelemahan bahasa lisannya membuatnya jarang berbicara, sensitif dan sering berburuk sangka. Dengannya, masalah komunikasi paling sering terjadi. Salah pengertian, sikap tubuh yang tak layak, keluhan dan gerutuan sering menghiasi pembicaraan diantara kami. Kalau...